Senin, 16 Mei 2011

Senin, 16 Mei 2011.

Hello Bloggers. Numpang curhat. Hehehe.

Yaaa, hari ini pengumuman kelulusan SMA. Pengumuman kelulusanku dan kakak-kakak kelas XII lainnya. Seneng banget karena kemarin Minggu, kita semua sudah dapet kabar kalo Stetsa lulus 100% tahun ini. Terimakasih Diknas yang sudah mempermudah sistem kelulusan tahun ini.

Tapi kabar itu nggak bikin kita semua puas. Masih bertanya-tanya berapa NUN yang kami peroleh. Hari ini, Senin 16 Mei 2011, adalah hari yang kutunggu-tunggu sejak dua tahun lalu. Sejak kuinjakkan kakiku di Stetsa tercinta. Hari ini pengumuman kelulusan. Hasil belajarku selama dua tahun penuh.

Jam tujuh pagi, aku dan teman-teman XII Aksel, sudah berkumpul. Ini semua gara-gara sms wali kelas kita, yang sedikit berlebihan. Menyuruh kita berkumpul sebelum jam tujuh, mengenakan batik (walaupun akhirnya aku mengenakan seragam pramukaku), dan bersiap menandatangani surat pernyataan. Surat yang isinya berjanji tidak melakukan; Konvoi bersama dan corat-coret baju seragam. Tapi, mustahil sekali ya anak SMA yang udah lulus nggak ngelakuin itu. Haha, tapi akhirnya kita semua menandatangi surat itu, karena ternyata surat itu ditukarkan dengan surat keterangan lulus.

Jam sepuluh, para orang tua siswa siswi kelas XII sudah berdatangan, menuju kelas masing-masing. Deg deg an saat mengantar mama ke ruang Seni 1 di atas. Setelah semua berkumpul, baru Bu Indri memulai ceramah (agak) singkatnya. Aku dan teman-teman menunggu di luar kelas. Pak Tri pun ikut nimbrung di dalam. Itu lah yang menyebabkan kelasku paling terakhir mendapatkan surat kelulusan. Yah.

Tahun ini Stetsa membanggakan. Mbak Indah, anak XIIA2, berhasil meraih peringkat 3 IPA se-Kota Malang. Turut senang dengan hal itu. Banyak juga yang mendapatkan nilai 10 dengan, ehem usaha sendiri.

Akhirnya satu persatu wali murid keluar dari kelas. Mama keluar membawa map berisikan surat kelulusanku. Ada nilai rata-rata rapor, nilai ujian sekolah dan nilai ujian nasional. Raut wajah mama, nggak begitu senang.

"Ayo pulang." kata mama.

Seketika aku langsung berpikir, ini pasti hasilnya jelek. Aku takut.

"Lho? Kenapa ma?" tanyaku sambil membuka map itu. Terkejut? iya. Hasilnya nggak memuaskan.

Aku tahu itu nggak memuaskan karena, mbak mas yang lewat mesti bilang "alhamdulillah fisika 9", "matku 9!", "weee jos rek." Gimana nggak sedih tuh? Eiiits, tapi aku sok tegar bilang ke mama, "Itu ngerjain sendiri ma."

Nyari-nyari ada nggak nilai 9 di NUNku. Haha, ada cuman satu. Bahasa Inggris. Weee cukup lah membuatku tersenyum sedetik saat itu. Tapi, pelajaran lainnya sungguh mengecewakan. Aku berbalik, melihat teman-temanku. Raut wajah mereka kebanyakan kecewa. Aku ngerasa nggak enak banget.

Tapi, beberapa orang disana, rek maaf ya, mereka bahagia. Hemm, mereka yang kebanyakan nggak jujur waktu ngerjain UN nya. Pikiran-pikiran jelek terus menggangguku waktu UN, tentang mereka. Aku takut kunci jawaban yang mereka dapat itu salah. Aku takut mereka gagal. Aku bodoh, terlalu memikirkan mereka. Sekarang mereka berhasil dengan ulahnya. Selamat ya teman, kakak-kakak. Nggak akan kuungkit lagi kok masalah ini. Itu cara kalian, ini caraku. Aku nggak benci kalian, aku cuman kecewa, sedikit. Hehe maaf bukannya sok.

Ngelihat temen-temen yang awalnya kecewa sama hasil mereka, sedih banget. Nggak bisa berbuat apa-apa, useless. Aku ngerti, hasilku juga sama mengecewakannya dengan mereka. Tapi apa toh gunanya sedih sekarang? Apa toh gunanya nunjukkin kesedihan sekarang? Rek, aku pengen kalian senyum. Itu semua lho HASIL KERJA KERAS KALIAN SENDIRI rek.

Beberapa temenku langsung pulang, aku juga ding. Awalnya nggak pengen pulang, tapi mama ngengkel. Yaudah lah. Toh aku juga lagi nggak mood hura-hura, nggak mood konvoi illegal yang temen-temen lain ikutin, nggak mood coret-coret soalnya nggak bawa baju putih. Eaaa.

Sampai di rumah, banyak sms masuk ke hpku. Dari tumi, sandika, selvina, rizka, afifah, dll. Mereka semua ngirimin sms "semangat", nggak semua sih, beberapa. Aku yang waktu itu masih kecewa juga sama hasilku, disadarin sama mama.

"Halah, buat apa nilai bagus kalo nggak kerja dewe? Wes gausah dipikirin. Habis ini snmptn lho kamu. Nilaimu lho nggak pengaruh apa-apa pas snmptn."

Beliau bener, nggak ada pengaruhnya. Aku balas satu persatu sms temen-temen dengan pulsa tipis banget hiks, buat kalian rek. Nyemangatin mereka satu-satu. Bangga punya temen kayak mereka. Lebih mentingin kerja sendiri dan dapet nilai murni, daripada nggak jujur terus dapet nilai bagus. Salut banget.

"yang penting jujurnya bu" Rizka.

"Ini bukan akhir perjuangan, langkah kita masih panjang, bukan karena nilai. tapi kejujuran kita." Selvina.

"Gakpopo rek, sing penting lulus! iku hasile awak dewe jujur rek, semangat!" Tumi.

dll.

Gimana nggak seneng hayo punya temen-temen kayak mereka ini? Pengen nagis rasanya, eh udah nangis ding. Hahaha.

Aku bangga lho rek fisika, biologi, kimia, bahasa indonesia, bahasa inggris, matematika, ngerjain sendiri. Bangga banget, walaupun hasilnya rata-rata nilai akhirku 8-an, nggak bisa setinggi mbak mas yang hampir 9. Aku bangga. :)

Habis smsan sama temen-temen deketku ini, aku lega bangeeet. Beberapa dari mereka udah nggak mikirin angka-angka di kertas itu lagi. Beberapa dari mereka sadar, perjuangan kita lho nggak berhenti. Habis ini kita malah bakalan masuk dunia "orang dewasa" yang pastinya, bakal lebih kejem daripada sekarang, so, hargai usaha kita sekarang, apapun hasilnya itu.

Satu hal yang kupelajari dari hari ini. Lulus itu bukan seberapa bagusnya angka-angka yang ada di surat lulusmu. Lulus itu bukan seberapa hebohnya kamu hura-hura habis kelulusan. Lulus itu bukan berapa tanda tangan temen-temen kamu yang ada di seragammu. Lulus itu seberapa dalam kamu belajar dari apa yang terjadi selama tahun-tahun belajarmu. Lulus itu seberapa kamu bangga akan hasil yang kamu peroleh, dengan kerja kerasmu. Lulus itu bangga punya temen-temen yang bener-bener peduli dan bakal jadi kenangan masa putih abu-abumu yang terindah. Lulus itu tersenyum bareng kalian rek, teriakin kata-kata ALHAMDULILLAH KITA LULUS.

Terima kasih bapak ibu guru, mbak mas Stetsa lulusan 10/11 atas semua yang kalian berikan selama ini. Semoga terkenang selalu masa-masa Stetsa kita. Semoga apapun yang kalian lakukan selama ini, bisa dibalas hal baik sama Allah. :)

Satu hal lagi dari hari ini ... SELAMAT YA TEMEN - TEMEN AKSELERASI STETSA ANGKATAN PERTAMA, KALIAN HEBAT, KALIAN SEGALANYA, KALIAN BERHASIL!

...tys...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar